Manfaat Sarapan Untuk Kecerdasan Anak

Manfaat Sarapan Bagi Anak - Sering kita mendengar manfaat sarapan pada kesehatan tubuh manusia. Namun seringkali karena kebiasaan buruk kita yang tidak bisa disiplin, kita menyepelekan manfaat besar tersebut. Terus, apa sih sebenarnya manfaat sarapan untuk anak? Jangan heran ya, selain sangat baik bagi kesehatan anak, kecerdasan anak juga sangat ditunjang oleh kebiasaan sarapan. Apa hubungan kebiasaan sarapan dengan kecerdasan anak?



sarapan dan kecerdasan otak anak
Foto:stock.xchng


Penelitian yang dilakukan University of Pennsylvania School of Nursing menyatakan bahwa anak-anak yang rutin sarapan mendapatkan nilai lebih tinggi dalam tes IQ dibanding dengan anak-anak yang tidak sarapan. Penelitian ini dilakukan terhadap 1.269 anak dengan umur 6 tahun. Mereka yang sering tidak sarapan mendapatkan skor 5,58 lebih rendah pada tes IQ verbal dan skor 2,50 lebih rendah pada tes IQ performance. Pada nilai total tes IQ, mereka yang tidak sarapan mencapai skor 4,6 lebih rendah daripada anak-anak yang rutin sarapan tiap hari (Sumber: Thestar)

Di Indonesia, pada tahun 2010 Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) melakukan penelitian pada anak usia 4-18 tahun. Dalam penelitian ini disebutkan bahwa sarapan memberikan suplai kebutuhan gizi anak harian sebesar 15%-30%. Besaran suplai gizi harian yang disuplai dari sarapan inilah yang menjadi ironis, karena umumnya anak jarang sekali sarapan pagi. Bagaimana anak bisa mendapatkan gizi yang seimbang bila pemicu utamanya (sarapan) dilewatkan. Bisa dikatakan bahwa sarapan adalah hal yang sangat penting bagi anak untuk memberikan kadar gizi yang sesuai dengan kebutuhan dan aktivitasnya sehari-hari.

Anak-anak, remaja dan orang dewasa di Indonesia jarang sekali sarapan, menginjak angka sampai 16,9%-59%. Wah tinggi juga ya, jumlah masyarakat di Indonesia yang tidak sarapan. Hal itu masih ditambah lagi bahwa 44,6% anak sekolah yang sudah sarapan ternyata tidak didukung dengan makanan yang berkualitas, atau sarapan dengan kualitas rendah.

Apa Resiko Anak Tidak Sarapan?

Berikut adalah beberapa resiko yang diakibatkan karena kita tidak membiasakan sarapan.

Tidak Sarapan Meningkatkan Resiko Kegemukan


American Journal of Epidemiology mempublikasikan hasil penelitiannya bahwa mereka yang tidak sarapan punya potensi menjadi lebih cepat gemuk sampai 4,5 kali dibanding yang rutin sarapan. Karena itu, anak akan mudah mengalami obesitas (kegemukan) bila jarang sarapan.

Kadar Kolesterol dan Tingkat Sensitif Insulin Buruk


The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa mendisipilkan diri dengan sarapan akan lebih mudah mengontrol kolesterol dalam tubuh. Tanpa sarapan, seseorang akan memiliki tingkat kolesterol yang tidak terkontrol, serta tingkat sensitive insulin buruk.

Apa Manfaat Anak Sarapan?


Berikut adalah beberapa hal yang bermanfaat yang dihasilkan karena kita membiasakan diri melakukan sarapan.

Sarapan Menjadikan Kenyang Lebih Lama


Informasi dari American Heart Association ini dapat dijadikan acuan. Hasil penelitiannya tahun 2003 menyebutkan bahwa tidak sarapan bisa menyebabkan seseorang menjadi lebih banyak makan pada siang hari. Tentu saja ini menyebabkan mereka menjadi kegemukan dan obesitas. Selain itu, kadar gula yang dihasilkan makanan dalam porsi banyak juga menjadi tidak stabil dan akan mudah merasa lapar seharian.

Sarapan Menjadikan Ingatan Lebih Kuat


Journal of Adolescent Health  menyebutkan bahwa Remaja usia 13 - 20 tahun yang sarapan memiliki ingatan jangka pendek yang lebih baik. Inilah bukti hubungan sarapan dan kecerdasan anak yang menguatkan bahwa sarapan sangat menunjang kecerdasan anak.

Yang perlu diperhatikan dalam pembahasan mengenai sarapan ini adalah selain melakukannya secara rutin dan disiplin, bahan makanan dan menu makanan juga perlu diperhatikan. Sarapan dengan bahan seperti gorengan malah tidak baik dan cenderung mengurangi konsentrasi.

Lebih jauh Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS (Ketua Umum PERGIZI PANGAN) mengingatkan bahwa kita akan menghadapi problematika besar karena tidak sarapan. Pertama; dapat menurunkan kemampuan berfikir dan kognitif, juga munculnya banyak penyakit karena kegemukan.

Demikian sedikit ulasan mengenai manfaat sarapan dan hubungannya pada kecerdasan anak. Sebagaimana diketahui pentingnya sarapan untuk kesehatan anak, orang tua sangat dianjurkan untuk berusaha memberikan pendisiplinan kepada anak agar selalu sarapan. Sarapan yang baik adalah dengan mengakomodasi segala kebutuhan gizi tubuh. Karbohidrat, sayur mayur, dan buah-buahan adalah komponen penyuplai gizi dasar yang harus sering dikonsumsi. Air jangan lupa! Pada pagi hari sangat dianjurkan memberikan asupan air yang cukup.

Judul artikel: Manfaat Sarapan Untuk Kecerdasan Anak
Kategori :
Diposting pada: Jumat, Maret 01, 2013
Link Tautan: http://www.pojokmanfaat.com/2013/03/hubungan-sarapan-dan-kecerdasan-anak.html
Mari berbagi pengetahuan dengan menyebarkan artikel ini melalui akun sosial, Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Kebiasaan kecil dan ringan tapi besar untuk menambah wawasan kita.

0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan sungkan-sungkan kasih komentar ya ...
Mari kita berdiskusi dan menuangkan ide dengan sopan dan bebas.